Aszalamu’alaikum..
Wah …tidak terasa sekarang kita telah memasuki
bulan suci ramadhan ya sahabat/I dimana
pada bulan ini begitu penuh dengan rahmat,karunia,dan ampunan dari allah
swt. Di bulan suci ini pun kita sebagai umat muslim di wajibkan untuk menjalankan
ibadah puasa . tapi apakah kalian tau apa sebenarnya puasa itu ? tau gak neh? Emz..mungkin
masih banyak yang belum begitu memahami apa itu puasa dan hal-hal yang
menyangkut tentang puasa termasuk diri ini hehehe…, maka dari itu yukz kita
sama-sama mencoba sedikit memahami tentang apa itu puasa dari ulasan singkat
yang baru ku baca dan ku rangkum menjadi postingan singkat ini. Langsung aja…
Saum ( bahasa arab): صوم, transliterasi: Sauwm) secara bahasa punya arti
menahan atau mencegah. Menurut syariat agama Islam artinya menahan diri dari
makan dan minum serta segala perbuatan yang bisa membatalkan puasa, mulai dari
terbit fajar hinggalah terbenam matahari ,
dengan syarat tertentu, untuk meningkatkan ketakwaan seorang muslim. Berpuasa
(saum) merupakan salah satu dari lima rukun islam.
Terdapat puasa wajib dan puasa sunnah, namun tata caranya tetap sama.
Perintah
berpuasa dari Allah terdapat dalam Al-Qur'an di
surat:
[Al-Baqarah]
ayat 183.
َيَا
أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى
الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
|
[Al-Baqarah]
ayat 185.
"(Beberapa
hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya
diturunkan (permulaan) Al Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan
penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan
yang batil). Karena itu, barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat
tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barang
siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya
berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.
Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan
hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah
atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur."
Hikmah puasa
Ibadah puasa ramadhan yang
diwajibkan Allah kepada setiap mukmin adalah
ibadah yang ditujukan untuk menghamba kepada Allah seperti yang tertera dalam
QS. Al- Baqarah/2: 183. Hikmah dari ibadah shaum itu sendiri adalah melatih
manusia untuk sabar dalam menjalani hidup. Maksud dari sabar yang tertera dalam
al-Quran adalah ‘gigih dan ulet’ seperti yang dimaksud dalam QS. Ali ‘Imran/3:
146. Di antara hikmah dan faedah puasa selain untuk menjadi orang yang bertakwa
adalah seperti :
1 . Untuk
pendidikan/latihan rohani
§ Mendidik jiwa agar dapat menguasai diri
§ Mendidik nafsu agar tidak senantiasa dimanjakan
dan dituruti
§ Mendidik jiwa untuk dapat memegang amanat
dengan sebaik-baiknya
§ Mendidik kesabaran dan ketabahan
2 . Untuk
perbaikan pergaulan
Orang yang berpuasa akan merasakan segala
kesusahan fakir miskin yang banyak menderita kelaparan dan kekurangan. Dengan
demikian akan timbul rasa suka menolong kepada orang-orang yang menderita.
3 . Untuk kesehatan
Perlu diingat ibadah puasa Ramadhan akan
membawa faaedah bagi kesehatan rohani dan jasmani kita bila ditunaikan mengikut
panduan yang telah ditetapkan, jika tidak maka hasilnya tidaklah seberapa malah
mungkin ibadah puasa kita sia-sia saja.
Allah berfirman dalam surat [Al-A'Raaf] ayat
31:
"Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang
indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah
berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang
berlebih-lebihan"
Nabi S.A.W.juga bersabda:
"Kita ini adalah kaum yang makan bila
lapar, dan makan tidak kenyang."
Tubuh kita memerlukan makanan yang bergizi
mengikut keperluan tubuh kita. Jika kita makan berlebih-lebihan sudah tentu ia
akan membawa muzarat kepada kesehatan kita. Boleh menyebabkan badan menjadi
gemuk, dengan mengakibatkan kepada sakit jantung, darah tinggi, penyakit
kencing manis, dan berbagai penyakit lainnya. Oleh itu makanlah secara
sederhana, terutama sekali ketika berbuka, mudah-mudahan Puasa dibulan Ramadhan
akan membawa kesehatan bagi rohani dan jasmani kita. Insy Allah kita akan
bertemu kembali.
4 . Sebagai
rasa syukur atas segala nikmat Allah
Puasa yang hukumnya wajib
-Puasa Ramadan
-Puasa karena
nazar
-Puasa kifarat
atau denda
Puasa yang hukumnya sunah
-Puasa 6 hari
di bulan Syawal selain hari raya Idul Fitri.
-Puasa Arafah
pada tanggal 9 Dzulhijah bagi orang-orang yang tidak menunaikan ibadah haji.
-Puasa Tarwiyah
pada tanggal 8 Dzulhijah bagi orang-orang yang tidak menunaikan ibadah haji.
-Puasa Senin
dan Kamis
-Puasa Daud
(sehari puasa, sehari tidak), bertujuan untuk meneladani puasanya Nabi Daud As.
-Puasa 'Asyura
(pada bulan muharram), dilakukan pada tanggal 10
-Puasa 3 hari
pada pertengahan bulan (menurut kalender islam)(Yaumul Bidh), tanggal 13, 14,
dan 15
-Puasa Sya'ban
(Nisfu Sya'ban) pada awal pertengahan bulan Sya'ban.
-Puasa bulan Haram (Asyhurul
Hurum) yaitu bulan Dzulkaidah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab.
Syarat wajib puasa yaitu
§ Beragama Islam
§ Berakal sehat
§ Baligh (sudah cukup umur)
§ Mampu melaksanakannya
Syarat sah puasa yaitu
§ Islam
(tidak murtad)
§
Mummayiz
(dapat membedakan yang baik dan yang buruk)
§
Suci
dari haid dan nifas (khusus bagi wanita)
§ Mengetahui
waktu diterimanya puasa
Rukun puasa
§ Islam
§ Niat
§ Meninggalkan
segala hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari
Berikut ini
adalah orang yang boleh untuk meninggalkan puasa wajib (puasa Ramadhan), yaitu:
Yang wajib qadha' saja
Orang-orang
yang tersebut di bawah ini, boleh tidak berpuasa, tetapi wajib qadha', artinya
wajib mengganti puasanya di hari lain, sebanyak hari yang ditinggalkan. Yaitu
sebagai berikut :
1.
Orang
yang sakit, yang ada harapan untuk sembuh.
2.
Orang
yang bepergian jauh (musafir) sedikitnya 81 km.
3.
Orang
yang hamil, yang khawatir akan keadaannya atau bayi yang dikandungnya.
4.
Orang
yang sedang menyusui anak, yang khawatir akan keadaannya atau anaknya.
5.
Orang
yang sedang haid (datang bulan), melahirkan anak dan nifas.
6.
Orang
yang batal puasanya dengan suatu hal yang membatalkannya selain bersetubuh.
Yang tidak wajib qadha', tetapi wajib fidyah
Orang-orang di
bawah ini tidak wajib qadha' (menggantikan puasa di hari lain), tetapi wajib
membayar fidyah, yaitu memberi makan orang miskin setiap hari yang ia tidak
berpuasa, berupa bahan makanan pokok sebanyak 1 mud (576 gram).
1.
Orang
yang sakit yang tidak ada harapan akan sembuhnya.
2.
Orang
tua yang sangat lemah dan tidak kuat lagi berpuasa.
Yang wajib qadha' dan kifarat
Orang yang
membatalkan puasa wajibnya dengan bersetubuh, wajib melakukan kifarat dan
qadha'. Kifarat ialah memerdekakan hamba sahaya yang mukmin. Jika tidak ada
hamba sahaya yang mukmin maka wajib berpuasa dua bulan berturut-turut (selain
qadha' menggantikan hari yang ditinggalkan), jika tidak bisa, wajib memberi
makan 60 orang miskin, masing-masing sebanyak 1 mud (576 kg) berupa bahan
makanan pokok.
Nah, itu lah
beberapa hal mengenai puasa yang menurut ku kudu kita tau .jangan melihat
puasa hanya sebagai hal yang di wajibkan dalam islam aja yach tapi anggaplah itu sebagai anugerah yang
secara tidak langsung membawa manfaat yang sangat besar bagi kita semua dan
bersyukurlah kita menjadi umat muslim yang bisa menjalankannya . eitzzz…sebelum
pada kaburrr mohon meninggalkan komentar, saran, kritik mengenai tulisan ini ,
kalau ada yang salah di perbaiki kalau ada yang kurang boleh di tambahi . Ingat !!! saling share untuk kemajuan kita
bersama hihihi… terimakasih , waszalam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar