Sabtu, 21 Juli 2012

Apa sich puasa , manfaatnya dan hal-hal yang menyangkut puasa itu sendiri ?



Aszalamu’alaikum..
Wah …tidak terasa sekarang kita telah memasuki bulan suci ramadhan ya sahabat/I dimana  pada bulan ini begitu penuh dengan rahmat,karunia,dan ampunan dari allah swt. Di bulan suci ini pun kita sebagai umat muslim di wajibkan untuk menjalankan ibadah puasa . tapi apakah kalian tau apa sebenarnya puasa itu ? tau gak neh? Emz..mungkin masih banyak yang belum begitu memahami apa itu puasa dan hal-hal yang menyangkut tentang puasa termasuk diri ini hehehe…, maka dari itu yukz kita sama-sama mencoba sedikit memahami tentang apa itu puasa dari ulasan singkat yang baru ku baca dan ku rangkum menjadi postingan singkat ini. Langsung aja…
Saum ( bahasa arab): صوم, transliterasi: Sauwm) secara bahasa punya arti menahan atau mencegah. Menurut syariat agama Islam artinya menahan diri dari makan dan minum serta segala perbuatan yang bisa membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar hinggalah terbenam matahari , dengan syarat tertentu, untuk meningkatkan ketakwaan seorang muslim. Berpuasa (saum) merupakan salah satu dari lima rukun islam. Terdapat puasa wajib dan puasa sunnah, namun tata caranya tetap sama.
Perintah berpuasa dari Allah terdapat dalam Al-Qur'an di surat:
[Al-Baqarah] ayat 183.
َيَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas umat-umat sebelum kamu, agar kamu bertakwa."
[Al-Baqarah] ayat 185.
"(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Karena itu, barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur."

Hikmah puasa
Ibadah puasa ramadhan yang diwajibkan Allah kepada setiap mukmin adalah ibadah yang ditujukan untuk menghamba kepada Allah seperti yang tertera dalam QS. Al- Baqarah/2: 183. Hikmah dari ibadah shaum itu sendiri adalah melatih manusia untuk sabar dalam menjalani hidup. Maksud dari sabar yang tertera dalam al-Quran adalah ‘gigih dan ulet’ seperti yang dimaksud dalam QS. Ali ‘Imran/3: 146. Di antara hikmah dan faedah puasa selain untuk menjadi orang yang bertakwa adalah seperti :
1 . Untuk pendidikan/latihan rohani
§  Mendidik jiwa agar dapat menguasai diri
§  Mendidik nafsu agar tidak senantiasa dimanjakan dan dituruti
§  Mendidik jiwa untuk dapat memegang amanat dengan sebaik-baiknya
§  Mendidik kesabaran dan ketabahan
2 . Untuk perbaikan pergaulan
Orang yang berpuasa akan merasakan segala kesusahan fakir miskin yang banyak menderita kelaparan dan kekurangan. Dengan demikian akan timbul rasa suka menolong kepada orang-orang yang menderita.

3 . Untuk kesehatan
Perlu diingat ibadah puasa Ramadhan akan membawa faaedah bagi kesehatan rohani dan jasmani kita bila ditunaikan mengikut panduan yang telah ditetapkan, jika tidak maka hasilnya tidaklah seberapa malah mungkin ibadah puasa kita sia-sia saja.
Allah berfirman dalam surat [Al-A'Raaf] ayat 31:
"Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan"
Nabi S.A.W.juga bersabda:
"Kita ini adalah kaum yang makan bila lapar, dan makan tidak kenyang."

Tubuh kita memerlukan makanan yang bergizi mengikut keperluan tubuh kita. Jika kita makan berlebih-lebihan sudah tentu ia akan membawa muzarat kepada kesehatan kita. Boleh menyebabkan badan menjadi gemuk, dengan mengakibatkan kepada sakit jantung, darah tinggi, penyakit kencing manis, dan berbagai penyakit lainnya. Oleh itu makanlah secara sederhana, terutama sekali ketika berbuka, mudah-mudahan Puasa dibulan Ramadhan akan membawa kesehatan bagi rohani dan jasmani kita. Insy Allah kita akan bertemu kembali.
4 . Sebagai rasa syukur atas segala nikmat Allah


Puasa yang hukumnya wajib
-Puasa Ramadan
-Puasa karena nazar
-Puasa kifarat atau denda


Puasa yang hukumnya sunah
-Puasa 6 hari di bulan Syawal selain hari raya Idul Fitri.
-Puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijah bagi orang-orang yang tidak menunaikan ibadah haji.
-Puasa Tarwiyah pada tanggal 8 Dzulhijah bagi orang-orang yang tidak menunaikan ibadah haji.
-Puasa Senin dan Kamis
-Puasa Daud (sehari puasa, sehari tidak), bertujuan untuk meneladani puasanya Nabi Daud As.
-Puasa 'Asyura (pada bulan muharram), dilakukan pada tanggal 10
-Puasa 3 hari pada pertengahan bulan (menurut kalender islam)(Yaumul Bidh), tanggal 13, 14, dan 15
-Puasa Sya'ban (Nisfu Sya'ban) pada awal pertengahan bulan Sya'ban.
-Puasa bulan Haram (Asyhurul Hurum) yaitu bulan Dzulkaidah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab.
Syarat wajib puasa yaitu
§          Beragama Islam
§          Berakal sehat
§          Baligh (sudah cukup umur)
§          Mampu melaksanakannya

Syarat sah puasa yaitu
§          Islam (tidak murtad)
§   Mummayiz (dapat membedakan yang baik dan yang buruk)
§   Suci dari haid dan nifas (khusus bagi wanita)
§          Mengetahui waktu diterimanya puasa
Rukun puasa
§          Islam
§          Niat
§   Meninggalkan segala hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari

Berikut ini adalah orang yang boleh untuk meninggalkan puasa wajib (puasa Ramadhan), yaitu:
Yang wajib qadha' saja
Orang-orang yang tersebut di bawah ini, boleh tidak berpuasa, tetapi wajib qadha', artinya wajib mengganti puasanya di hari lain, sebanyak hari yang ditinggalkan. Yaitu sebagai berikut :
1.     Orang yang sakit, yang ada harapan untuk sembuh.
2.     Orang yang bepergian jauh (musafir) sedikitnya 81 km.
3.     Orang yang hamil, yang khawatir akan keadaannya atau bayi yang dikandungnya.
4.     Orang yang sedang menyusui anak, yang khawatir akan keadaannya atau anaknya.
5.     Orang yang sedang haid (datang bulan), melahirkan anak dan nifas.
6.     Orang yang batal puasanya dengan suatu hal yang membatalkannya selain bersetubuh.
Yang tidak wajib qadha', tetapi wajib fidyah
Orang-orang di bawah ini tidak wajib qadha' (menggantikan puasa di hari lain), tetapi wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan orang miskin setiap hari yang ia tidak berpuasa, berupa bahan makanan pokok sebanyak 1 mud (576 gram).
1.     Orang yang sakit yang tidak ada harapan akan sembuhnya.
2.     Orang tua yang sangat lemah dan tidak kuat lagi berpuasa.

Yang wajib qadha' dan kifarat
Orang yang membatalkan puasa wajibnya dengan bersetubuh, wajib melakukan kifarat dan qadha'. Kifarat ialah memerdekakan hamba sahaya yang mukmin. Jika tidak ada hamba sahaya yang mukmin maka wajib berpuasa dua bulan berturut-turut (selain qadha' menggantikan hari yang ditinggalkan), jika tidak bisa, wajib memberi makan 60 orang miskin, masing-masing sebanyak 1 mud (576 kg) berupa bahan makanan pokok.
Nah, itu lah beberapa hal mengenai puasa yang menurut ku kudu kita tau .jangan melihat puasa hanya sebagai hal yang di wajibkan dalam islam aja yach  tapi anggaplah itu sebagai anugerah yang secara tidak langsung membawa manfaat yang sangat besar bagi kita semua dan bersyukurlah kita menjadi umat muslim yang bisa menjalankannya . eitzzz…sebelum pada kaburrr mohon meninggalkan komentar, saran, kritik mengenai tulisan ini , kalau ada yang salah di perbaiki kalau ada yang kurang boleh di tambahi  . Ingat !!! saling share untuk kemajuan kita bersama hihihi… terimakasih , waszalam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar